top of page

Nasi Jagung Sebagai Pengganti Nasi Putih yang Relatif Lebih Menyehatkan

Diperbarui: 26 Sep 2023

Oleh Riwanda Mulan pada 24 September 2023, 21.47



Nasi jagung adalah suatu makanan khas Indonesia yang terbuat dari jagung sebagai bahan dasarnya. Jagung yang digunakan dalam membuat nasi jagung adalah Jagung yang sudah tua atau dikenal dengan istilah jagung pipil. Nasi jagung terkenal di daerah Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada zaman dahulu nasi jagung dijadikan sebagai pengganti nasi putih karena pada masa itu sedang masa sulit tanam, dan harga beras naik. Hingga pada akhirnya masyarakat memanfaatkan Jagung dengan dibuatkan nasi jagung.


Nasi jagung yang kaya akan gizi dapat menghindari beberapa risiko penyakit. Jagung merupakan. makanan tinggi serat dan bebas gluten yong dapat mengontrol diabetes, jagung mengontrol aliran darah, menyerap kolestrol dan mengatur insulin. Seratnya yang tinggi membantu menurunkan kolestrol, dan dapat dimanfaatkan sebagai pembantu dalam masa diet. Kolori yang terkanding jagung relatif rendah, yakni dalam 100 gram nasi jagung setidaknya 375 kalori. Kandungan zat gizi pada jagung yakni mengandung : protein 8.8g, lemak 0,5g, Karbohidrat 79,5g, Serat 6,29, abu 0,3g, Kalsium 5 mg, faster 43 mg, besi 0,6 mg Natrium 2 mg, kalium 30, 4 mg, Vit. B1 0,30 mg, Vit. B2 0.02 mg, dan niasin 0.1 10. 1mg. yang tinggi pada jagumg dapat terhindatnya batu ginjal, dan juga serat yang terkandung dapat mencegah terjadinya atau menurunkan risiko pada kanker usus besar.


Dengan kandungan karbohidrat pada nasi jagung yang sama dengan nasi putih, nasi jagung mampu sebagai pengganti panganan pokok yakni nasi putih. Nasi putih yanh mengandung 200 kalori perpiring, lebih tinggi dari pada nosi jagung yong hanya 130-150 kolari periring. Karbohidrat pada nasi merupakan karbohidrat sederhana yang jika dicerna dalam pencernaan akan cepat prosesnya yang dapat menaikkan kadar gula darah, dapat merasa kenyang maupun cepat lapar. Berbeda dengan nasi jagung yang merupakan karbohidrat kompleks, yong depast dicerna dengen lambat. Sehingga dengan proses pencernaan nya yang lambat, maka kadar gula darah naik secara lambat. Rasa kenyang yang dirasakam akan bahkan lebih lama dibandingkan nasi, hal ini memang cocok untuk menurunkan penderita diabetes.


Lagipula, proses pembuatan nasi jagung tidaklah sulit. Prosesnya tak jauh pula proses pembuatan dari nasi putih, yakni Sama-sama dikukus. Langkah pertama yakni biji-biji jagung yang sudah dipisahkan dari batangnya, digilingkan lalu diayak. Setelah itu, jagung tersebut direndam 2 malam dengan menambahkan starter mikroba. Setelah direndam, dicuci kembali dan lakukan pengukusan. lakukanlah pengeringan. Setelah semuanya, nasi jagung dapat dikonsumsi dengan ditambahkan sayur atau lauk.


Disampaikan bahwa produktivitas jagung pertahun yakni 25, 3 Juta ton don produktivitas nasi yakni 29, 6 juta ton pertahun. Sedangkan tingkat konsumsi mencapai 94,9 kg perkapita. Mengingatkan Indonesia lebih mengandalkan nasi dari pada makanan pokok lain, yang membuat masyarakat atau pemerintah baus impor beras. Dicatatkan bahwa Indonesia lelah melakukan 2 juta ton impor beras yang berharap dapat mempertahankan ketahanan pangan Lokal di dalam negeri. Padahal dengan memanfaatkan Jagung sebagai panganan pokok, dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal. Dengan menyatukan jagungĀ  dijamin Indonesia tidak perlu melakukon impor beras karena produktivitas beras yong kurang dari tingkat konsumsi.


Dari proses pembuatan dan kandungannya, nasi Jagung memanglah cocok sebagai pengganti nasi putih. Meningkatnya tingkat konsumsi, kita dapat menyatukan jagung dengan beras secara seimbang. Maka dari Itu, Indonesia memang perlu memanfaatkan bahan pokok lain selain nosi, yang dapat terhidanya impor beras. Dengan pemanfaatan jagung, harga beras tidakkan paik karena krisis beras yang disebabkan tingkat konsumsi yang tinggi. Kesetaraan Jagung dan nasi memang patut diperhatikan.


Banyak bahan pangan pokok lokal Indonesia yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti nasi. Seperti jagung, singkong, ubi jalar dan lainnya. Kayanya alam di Indonesia membuat bahan pangan begitu melimpah. Nah, limpahan olah bahan pangan pokok selain nasi tersebut memang harus dikembangkan. Apalagi, tingkat konsumsi panganan beras yang tinggi. Namun sayangnya, banyak yang melewatkan pengganti panganan pokok lokal tersebut, sehingga Indonesia memang lebih mengandalkan beras. Kesadaran Masyarakat harus ditingkatkan, bahwa pangan pokok tidak hanya nasi namun panganan pokok yang kaya karbohidrat juga dapat menjadi bahan pangan utama.

Komentar


bottom of page